Jenis-jenis Makeup Remover: Kenali Fungsinya agar Kulit Bersih Maksimal
Membersihkan wajah dari makeup bukan sekadar rutinitas, tapi langkah penting untuk menjaga dan merawat kesehatan kulit. Namun, tahukah kamu kalau tidak semua makeup remover bekerja dengan cara yang sama? Yuk, pelajari jenis-jenis makeup remover supaya kamu bisa memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit!
Apa Itu Makeup Remover?
Makeup remover adalah produk pembersih wajah yang diformulasikan khusus untuk membersihakn dan mengangkat makeup, sunscreen, minyak, serta kotoran yang menempel di kulit. Berbeda dengan facial wash, makeup remover bekerja dengan cara “melarutkan” makeup agar mudah dibersihkan tanpa perlu menggosok kulit terlalu keras.
Selain membantu membersihkan wajah, penggunaan makeup remover juga berperan penting dalam menjaga skin barrier dan kesehatan kulit jangka panjang. Fungsi utama makeup remover antara lain:
-
Mengangkat makeup, termasuk base makeup dan eye makeup.
-
Membersihkan sunscreen dan kotoran yang menumpuk.
-
Membantu mencegah pori tersumbat dan komedo.
-
Mengurangi risiko jerawat akibat residu makeup.
-
Mempersiapkan kulit sebelum skincare selanjutnya.
Dengan makeup remover yang tepat, kulit akan lebih siap menerima rangkaian skincare berikutnya dan bekerja lebih optimal.
Jenis-jenis Makeup Remover dan Manfaatnya
Di pasaran, terdapat berbagai jenis makeup remover dengan karakteristik berbeda. Berikut jenis-jenis makeup remover yang umum tersedia dan sering digunakan.
1. Cleansing Oil
Cleansing oil berbasis minyak yang bekerja dengan prinsip “oil dissolves oil”. Jenis ini sangat efektif mengangkat makeup tebal, waterproof makeup, dan sunscreen. Saat terkena air, teksturnya akan berubah menjadi emulsi susu sehingga mudah dibilas tanpa meninggalkan rasa berminyak.
2. Micellar Water
Micellar water mengandung molekul micelle yang mampu menarik kotoran dan minyak seperti magnet. Teksturnya ringan, praktis, dan tidak perlu dibilas. Cocok untuk daily makeup atau pembersihan ringan, terutama untuk kulit sensitif.
3. Cleansing Balm
Cleansing balm memiliki tekstur padat yang meleleh menjadi oil saat dipijat di kulit. Fungsinya mirip cleansing oil, namun memberikan sensasi lebih rich dan nourishing. Cocok untuk kulit normal hingga kering atau yang sering memakai makeup berat.
4. Cleansing Milk atau Cleansing Lotion
Jenis ini memiliki tekstur creamy dan lembut. Biasanya digunakan dengan kapas dan cocok untuk kulit kering atau sensitif karena tidak membuat kulit terasa tertarik. Biasanya produk pembersih ini diikuti dengan remover berbasis air (water based remover).
5. Dual-Phase Makeup Remover
Remover dua fase terdiri dari campuran air dan minyak yang perlu dikocok sebelum digunakan. Jenis ini sangat efektif untuk eye makeup dan lip makeup waterproof tanpa perlu menggosok terlalu keras.
6. Cleansing Wipes
Cleansing wipes berbentuk tisu basah yang praktis dibawa. Meski praktis, penggunaannya sebaiknya tidak dijadikan pilihan utama karena gesekan tisu bisa memicu iritasi jika digunakan terlalu sering.
7. Cleansing Gel
Cleansing gel memiliki tekstur ringan dan segar, biasanya berbasis air dengan sedikit surfaktan lembut. Jenis ini mampu mengangkat makeup ringan, sunscreen, dan kotoran tanpa meninggalkan rasa berat di kulit. Cleansing gel cocok untuk kulit berminyak, kombinasi, atau acne-prone yang tidak nyaman dengan tekstur oil atau balm. Meski efektif untuk daily makeup, cleansing gel umumnya kurang optimal untuk makeup waterproof sehingga sering dipadukan dengan micellar water atau cleansing oil.
8. Cleansing Foam Khusus Makeup Remover
Berbeda dari facial wash biasa, cleansing foam jenis ini diformulasikan khusus untuk melarutkan makeup ringan hingga medium. Teksturnya berbusa lembut dan praktis untuk pemakaian cepat. Cocok untuk kamu yang tidak memakai makeup tebal dan ingin proses pembersihan yang simpel. Namun, untuk base makeup berat atau waterproof, tetap disarankan menggunakan first cleanser lain terlebih dahulu.
9. Cleansing Cream
Cleansing cream memiliki tekstur lebih rich dibanding cleansing milk dan biasanya digunakan dengan teknik massage. Jenis ini efektif mengangkat makeup sekaligus memberikan efek melembapkan. Sangat cocok untuk kulit kering, mature skin, atau kulit yang mudah terasa ketarik setelah dibersihkan. Kekurangannya, perlu dibilas atau diangkat dengan kapas secara menyeluruh agar tidak meninggalkan residu.
10. Oil-to-Foam Cleanser
Ini adalah hybrid cleanser yang awalnya berupa oil lalu berubah menjadi busa saat terkena air. Oil-to-foam sering diposisikan sebagai makeup remover sekaligus facial cleanser. Praktis untuk yang ingin satu langkah pembersihan, meski untuk makeup berat tetap disarankan double cleansing agar hasil lebih maksimal.
11. Eye & Lip Makeup Remover
Produk ini diformulasikan khusus untuk area mata dan bibir yang lebih sensitif. Biasanya memiliki formula ekstra lembut namun efektif mengangkat makeup tahan air.
Nah, itu tadi beragam jenis makeup remover yang tersedia di pasaran. Memilih jenis makeup remover yang tepat sangat penting untuk menjaga kulit tetap bersih dan sehat.
Untuk pembersihan menyeluruh, terutama bagi kamu yang rutin menggunakan makeup dan sunscreen, Mineral Botanica Deep Cleanse Cleansing Oil bisa menjadi pilihan ideal. Dengan tekstur ringan dan kandungan Sunflower Oil, Bergamot Oil, Geranium Oil, serta Vitamin E, cleansing oil ini mampu membersihkan makeup hingga ke pori sekaligus menutrisi, menjaga kelembapan, dan membantu mengontrol minyak berlebih tanpa rasa greasy.
Sementara, untuk pembersihan yang praktis, Mineral Botanica Gentle Remover Micellar Water hadir dengan pH seimbang 5.5, tanpa alkohol dan fragrance yang efektif membersihkan sisa makeup sekaligus menenangkan dan menjaga hidrasi kulit, bahkan untuk kulit sensitif.
